Asal usul Antasari Azhar dan tentang kasus yang menimpanya

Asal usul Antasari Azhar dan tentang kasus yang menimpanya

 Asal usul Antasari Azhar dan tentang kasus yang menimpanya

Antasari Azhar dan Rani Juliani

Sekarang ini siapapun mengenal siapa “Antasari Azhar” semula kita mengenal dia adalah seorang pahlawan pemberantas korupsi, dan memang betul dia bisa di sebut juga sebagai pahlawan, tapi BTW pahlawan atau karena tugas ya? terlepas dari itu semua setelah waktu terus bergulir ternyata memang semua manusia tidak sempurna, dibalik sikap bijaksana dan berwibawanya ternyata menyimpan banyak masalah,disamping itu banyak dugaan kalo dia suka koleksi wanita untuk dijadikan istri (mungkin lebih dari tiga”belum tentu benar”) kasus terbesar dia adalah :

Antasari diduga bekerja sama dengan pengusaha Sigid Haryo Wibisono untuk membunuh Nasrudin Zulkarnaen , direktur PT Rajawali Putra Banjaran dengan alasan yang belum jelas. Meski Antasari menolak semua tuduhan termasuk bahwa perselingkuhan menjadi motif utama pembunuhan itu dan mengaku tetap setia pada Ida Laksmiwati yang telah menjadi istrinya selama 26 tahun, tetapi statusnya sebagai tersangka membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 4 Mei 2009 memberhentikannya sementara dari jabatannya sebagai ketua KPK. Antasari pun bisa terancam hukuman mati jika benar-benar terbukti sebagai otak dari pembunuhan berencana ini.Dan kabar terakhir dia sudah di tuntut hukuman mati oleh jaksa.Sekarang menunggu Vonis Hakim.

1 726146690l Asal usul Antasari Azhar dan tentang kasus yang menimpanya

Foto Rani Juliani,Katanya Terseksi(versi KPK?)

Ternyata asal asul masalah itu adalah cemburu besar karena rebutan cewek, wah se-cantik dan se-seksi apa sih cewek itu hingga membuat orang orang penting negara ini sampek terkena kasus besar.Nama wanita itu adalah Rani Juliani yaaa lumayan lah walau tak seseksi artis hollywood tapi sepertinya memang punya aura dan pesona yang sangat menggoda dan pas buat brondong brondong,, eh maaf saya sendiri kurang tahu istilah brondong, hehehe.. setahuku brondong itu makanan dari jagung.

Berikut ini biografi Antasari Azhar,

Tentang keluarganya

Antasari Azhar adalah anak ke-4 dari 15 bersaudara, anak dari pasangan H. Azhar Hamid, S.H. dan Hj. Asnani (alm.). Ayah dari Antasari Azhar pernah menjabat sebagai kepala kantor pajak di Bangka Belitung.

Sejarah sekolah yang pernah dia lalui

Antasari dan Istri sebenarnya Ida Laksmiwati

[/caption]

Antasari menghabiskan masa kecilnya di Belitung. Baru setelah menamatkan pendidikan SD-nya pada tahun 1965, dia melanjutkan pendidikan SMP dan SMA di Jakarta sampai lulus pada tahun 1971. Dia melanjutkan pendidikannya dengan masuk Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Jurusan Tata Negara dan menamatkannya pada tahun 1981. Pada saat kuliah Antasari sangat aktif berorganisasi. Ia menjadi Ketua Senat Mahasiswa dan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa. Bahkan dia dengan bangga mengakui bahwa dirinya adalah bekas demonstran pada tahun 1978. Selain pendidikan formal tersebut, selama dalam karir kejaksaannya, Antasari juga mengikuti sejumlah kursus di antaranya: Commercial Law di New South Wales University Sydney dan Investigation for environment law, EPA, Melbourne.

Tentang Pekerjaannya

Antasari memulai karirnya dengan bekerja di BPHN Departemen Kehakiman (1981-1985). Keinginannya menjadi seorang diplomat pun akhirnya berganti setelah dia diterima menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat yang dijalaninya dari tahun 1985 sampai 1989. Keinginannya untuk tidak pernah berhenti belajar membuat karirnya semakin meningkat. Tercatat setelah itu, dia menjadi Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang (1989-1992), Kasi Penyidikan Korupsi Kejaksaan Tinggi Lampung (1992-1994) dan kemudian Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (1994-1996). Antasari mulai merasakan posisi puncak dengan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja (1997-1999).

Setelah itu ia mulai berkarir di jajaran Kejaksaan Agung. Tahun 1999, ia menjadi Kasubdit upaya hukum pidana khusus Kejaksaan Agung, Kasubdit Penyidikan Pidana khusus Kejaksaan Agung (1999-2000) dan terakhir Kepala bidang hubungan media massa Kejaksaan Agung (2000).

Namun sebenarnya jabatannya saat menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (2000-2007) yang membuat namanya pertama kali dikenal secara luas di publik. Pada saat itu dia gagal mengeksekusi Tommy Soeharto begitu putusan MA turun. Ketika eksekusi paksa hendak dilakukan setelah panggilan pada siang harinya tidak berhasil, Tommy sudah tidak ada lagi di Cendana. Kejadian tersebut memunculkan kesan di masyarakat kesan kalau Antasari sengaja mengulur-ulur waktu eksekusi.

Sejarah Menjadi Ketua KPK

Kontroversi itu tidak menghalangi pengangkatannya menjadi Ketua KPK setelah berhasil mengungguli calon lainnya yaitu Chandra M. Hamzah dengan memperoleh 41 suara dalam pemungutan suara yang dilangsungkan Komisi III DPR. Kiprahnya sebagai Ketua KPK langsung mencuri perhatian setelah KPK mebuat gebrakan di antaranya menangkap Jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani dalam kaitan penyuapan kasus BLBI Syamsul Nursalim. Kemudian juga penangkapan Al Amin Nur Nasution dalam kasus persetujuan pelepasan kawasan hutan lindung Tanjung Pantai Air Telang, Sumatera Selatan.

Siapakah Tika alias Rani Juliani ?

Rani Juliani adalah gadis (22) yang disebut-sebut sebagai wanita simpanan NZ , tinggal disebuah rumah kontrakan di Kampung Kosong, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, tangerang, namun sejak berita pembunuhan NZ, Rani tidak dapat ditemui dilokasi tersebut.

Pekerjaan Rani sebelumnya adalah sebagai caddy di lapangan golf Modernland, dan hal ini dibenarkan oleh perusahaan pengelola lapangan golf tersebut , namun saat ini sudah tidak bekerja lagi.

Menurut para tetangganya, Rani dinikahi oleh NZ secara siri pada tahun 2007 dan beberapa tetangga bercerita bahwa Rani disekolahkan di Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STMIK) Raharja Cikokol, tidak jauh dari Modernland.

Random Posts

Leave a Reply